BabelEkspress.News | JSCgroupmedia ~ Pulau Buku Limau, yang terletak di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), kembali mencuri perhatian sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan.
Festival Desa Wisata Bahari Buku Limau resmi dibuka pada Jumat (12/12) lalu oleh Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten. Festival yang berlangsung hingga 14 Desember ini menjadi ajang yang tidak hanya merayakan keindahan alam, tetapi juga mendorong pemanfaatan potensi wisata bahari yang ada di wilayah ini.
Berbagai kegiatan menarik digelar, mulai dari lomba baribi (mencari gurita), lomba dayung sampan tradisional, hingga lomba Stand Up Paddle (SUP), yang semuanya bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melestarikan budaya dan alam laut.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Khairil Anwar, Sekretaris Daerah Erna Kunondo, Plt. Asisten I Setda Zikril, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Manggar Herri Susanto, dan Kepala Desa Buku Limau Muhlisin. Tak ketinggalan, masyarakat setempat turut memadati area acara, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mendukung acara ini.
Menggali Potensi Desa Buku Limau sebagai Destinasi Wisata Bahari

Dalam sambutannya, Bupati Kamarudin Muten menegaskan bahwa Desa Buku Limau memiliki potensi luar biasa sebagai destinasi wisata bahari yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Desa ini, menurutnya, adalah “mutiara bahari” yang harus dijaga dan dilestarikan. Dengan kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang dimiliki, Desa Buku Limau memiliki banyak potensi untuk berkembang menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Indonesia.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga, merawat, dan mengenalkan keindahan Desa Buku Limau kepada masyarakat luas,” ujar Kamarudin dengan penuh semangat. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung Timur akan terus mendukung pengembangan desa ini, baik dari segi infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, maupun promosi wisata.
Menurut Bupati, keberhasilan Desa Buku Limau dalam memanfaatkan potensi alam dan budaya lokal akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. “Pemerintah akan terus hadir, baik dalam peningkatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, maupun promosi wisata. Semua ini agar desa kita makin berkembang dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
Festival sebagai Sarana Edukasi dan Penghargaan terhadap Laut
Festival ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan juga sarana edukasi dan penghargaan terhadap laut sebagai sumber daya alam yang perlu dijaga. Sekretaris Desa Buku Limau, Muhammad Agung, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan momen penting untuk memperkenalkan budaya bahari kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat kesadaran untuk menjaga kelestarian alam laut.
“Festival ini bukan hanya hiburan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap potensi bahari Kabupaten Belitung Timur,” kata Agung. Ia menambahkan bahwa salah satu tujuan festival ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan tradisi bahari yang telah ada turun-temurun.
“Mari kita nikmati festival bahari ini, jaga laut kita, dan lestarikan budaya bahari. Semoga festival ini membawa kegembiraan dan kesadaran baru bagi kita semua,” tutupnya.
Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerataan Manfaat
Salah satu aspek penting dalam Festival Desa Wisata Bahari Buku Limau adalah pemberdayaan masyarakat setempat. Bupati Kamarudin, selain membuka acara, juga melakukan pembagian sembako dan paket makanan anak kepada masyarakat Desa Buku Limau, yang menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga setempat.
Pembagian sembako ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup mereka di tengah upaya pengembangan sektor wisata.
Peningkatan Infrastruktur dan Keberlanjutan Wisata Bahari
Festival ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor wisata bahari sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah. Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, melalui kebijakan yang diambil, akan terus fokus pada pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, fasilitas publik, serta peningkatan akses transportasi, yang sangat penting untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata.
Lebih dari sekadar ajang promosi, festival ini juga menjadi sarana untuk menggugah kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga kekayaan laut.
Dengan melibatkan masyarakat dalam berbagai lomba tradisional yang berbasis pada kearifan lokal, seperti lomba baribi (mencari gurita), lomba dayung sampan tradisional, dan Stand Up Paddle, festival ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan menghargai potensi alam yang ada di sekitar mereka.
Festival Bahari yang Menciptakan Dampak Positif bagi Masyarakat
Sebagai festival yang mengedepankan partisipasi aktif masyarakat, acara ini tidak hanya memberikan dampak positif dari sisi pariwisata, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya konservasi laut dan pelestarian tradisi bahari.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap agar Desa Buku Limau bisa menjadi model bagi desa-desa wisata lainnya di Indonesia, yang mampu mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.
Dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Festival Desa Wisata Bahari Buku Limau 2025 sukses menjadi momentum penting dalam merayakan kekayaan laut sekaligus mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan berbasis wisata bahari.
Menciptakan Kesadaran Baru, Meningkatkan Ekonomi Lokal
Kesuksesan festival ini diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Desa Buku Limau dan Belitung Timur secara umum untuk mengembangkan ekonomi berbasis wisata yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga berkelanjutan. Dengan terus menjaga dan melestarikan kekayaan alam serta budaya bahari, Desa Buku Limau bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam memanfaatkan potensi wisata yang dimilikinya.
Melalui langkah-langkah konstruktif ini, diharapkan Desa Buku Limau tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata bahari yang indah, tetapi juga sebagai sebuah komunitas yang maju dan mandiri, yang mampu memberikan manfaat nyata bagi warganya. | BabelEkspress.News | */Redaksi | *** |

















oke