BabelEkspress.News | JSCgroupmedia ~ Dalam rangka meningkatkan kualitas organisasi olahraga di Kabupaten Belitung Timur, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Rapat Pembinaan Organisasi Cabang Olahraga (Cabor) yang diadakan di Guest Hotel Manggar, Selasa (23/12/2025) lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Kabupaten KONI Beltim yang bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi cabor serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya administrasi yang tertib, pelaporan perpajakan, dan pemanfaatan teknologi digital dalam mengelola organisasi olahraga.
Rapat yang dihadiri oleh 45 utusan pengurus cabang olahraga di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur ini mengangkat tema “Digitalisasi Administrasi KONI melalui Website dan Pelaporan Perpajakan”.
Tema ini mencerminkan upaya KONI Beltim untuk bertransformasi menjadi lebih efisien dan transparan dalam menjalankan tugasnya sebagai wadah pembinaan prestasi olahraga di daerah.
Pembukaan Rapat: Komitmen KONI untuk Meningkatkan Kualitas Organisasi Cabor

Rapat dimulai dengan sambutan dari Ketua Umum KONI Beltim, Hendro, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas administrasi dan pengelolaan organisasi di setiap cabang olahraga (Cabor).
Hendro menyatakan bahwa untuk mewujudkan kemajuan olahraga di Kabupaten Beltim, diperlukan pengelolaan yang profesional, mulai dari pengelolaan anggaran hingga dokumentasi dan pelaporan kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing cabor.
“Saat ini, kita harus menghadapi tantangan besar dalam menjalankan organisasi olahraga. Selain prestasi yang harus terus ditingkatkan, pengelolaan administrasi yang baik juga menjadi kunci kesuksesan.
Oleh karena itu, kami berharap melalui kegiatan ini, para pengurus cabor dapat belajar dan beradaptasi dengan sistem administrasi yang lebih modern dan transparan,” kata Hendro dalam sambutannya.
Peran Digitalisasi dalam Meningkatkan Efisiensi Administrasi KONI
Salah satu fokus utama dalam rapat ini adalah digitalisasi administrasi organisasi olahraga. Dalam era serba digital saat ini, KONI Beltim berupaya untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah proses administrasi, komunikasi, dan pelaporan kegiatan oleh setiap cabor.
Dengan adanya website resmi KONI Beltim ([www.konibeltim.or.id](http://www.konibeltim.or.id)), pengurus cabor kini dapat lebih mudah mengunggah laporan kegiatan, foto, maupun video yang berkaitan dengan perkembangan atlet dan program kerja mereka.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Beltim, Sony Aprianto, yang turut hadir sebagai narasumber dalam rapat ini, mengungkapkan bahwa pemanfaatan website sebagai platform untuk publikasi dan pelaporan kegiatan olahraga merupakan langkah yang sangat tepat.
“Website KONI Beltim bukan hanya sekadar sarana publikasi, tetapi juga menjadi alat untuk meningkatkan transparansi. Semua kegiatan yang dilakukan oleh pengurus cabor dapat langsung terlihat oleh masyarakat, sehingga mereka bisa lebih memahami dan memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga di daerah ini,” kata Sony.
Pentingnya Pemahaman Tentang Perpajakan Bagi Pengurus Cabor
Selain fokus pada digitalisasi administrasi, rapat ini juga mengangkat topik mengenai perpajakan, yang sering menjadi tantangan bagi pengurus cabor dalam pengelolaan keuangan.
Dalam hal ini, Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Manggar dan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tanjungpandan turut berperan memberikan pemahaman kepada peserta tentang bagaimana cara melakukan pelaporan perpajakan yang benar dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Mukhammad Afandi, salah seorang narasumber dari KP2KP Manggar, menjelaskan bahwa setiap cabang olahraga yang menerima dana hibah dari pemerintah harus memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kewajiban perpajakan.
Pengelolaan keuangan yang baik, kata Afandi, tidak hanya meningkatkan akuntabilitas, tetapi juga mencegah adanya masalah hukum yang dapat merugikan organisasi olahraga.
“Penting bagi pengurus cabor untuk memahami kewajiban perpajakan, terutama dalam hal pelaporan dan penggunaan dana hibah yang diterima dari Pemerintah Kabupaten Beltim. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab kita terhadap masyarakat, yang berhak mengetahui bagaimana dana tersebut digunakan,” ungkap Afandi.
Sementara itu, Kepala Bidang Penetapan dan Penagihan Pajak BPKPD Kabupaten Beltim, Ivan Triana, menambahkan bahwa penyuluhan perpajakan ini diharapkan dapat mengurangi kesalahan administratif yang sering terjadi dalam pengelolaan anggaran cabor.
“Dengan pemahaman yang lebih baik tentang perpajakan, diharapkan setiap cabor dapat lebih tertib dan transparan dalam melaporkan penggunaan anggaran yang mereka terima,” ujar Ivan.
Pelatihan untuk Meningkatkan Keterampilan Pengurus Cabor
Rapat ini juga dilengkapi dengan sesi pelatihan yang dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada pengurus cabor, mulai dari pembuatan konten media sosial hingga pengelolaan anggaran yang sesuai dengan ketentuan.
Salah seorang peserta, Atha Kirana Indipradiva, yang merupakan anggota Humas Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Beltim, mengungkapkan bahwa ia merasa sangat diuntungkan dengan adanya pelatihan ini.
“Ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Saya mendapat banyak ilmu baru, terutama tentang bagaimana mengelola administrasi organisasi olahraga yang lebih baik dan cara membuat konten olahraga yang menarik untuk media sosial. Saya rasa, ini sangat membantu kami dalam mempromosikan olahraga di Beltim,” kata Atha.
Atha juga berharap KONI Beltim akan rutin mengadakan kegiatan serupa, mengingat banyak materi yang masih perlu dipelajari lebih lanjut.
“Sayangnya, waktu yang tersedia terbatas, sehingga beberapa materi tidak bisa dipraktekkan secara langsung. Saya berharap ada sesi lanjutan atau kegiatan rutin lainnya untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan kami,” ujarnya.
Tertib Administrasi sebagai Tanggung Jawab Bersama
Ketua Umum KONI Beltim, Hendro, menekankan bahwa tertib administrasi bukan hanya menjadi tugas pengurus KONI, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama pengurus cabor.
“Setiap cabor harus bisa mengelola administrasi mereka dengan baik, terutama dalam hal keuangan. Pengelolaan yang transparan dan akuntabel akan menunjukkan profesionalisme dan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap organisasi olahraga kita,” kata Hendro.
Ia juga menambahkan bahwa KONI Beltim telah memiliki website yang dapat dimanfaatkan oleh pengurus cabor untuk melaporkan kegiatan mereka secara langsung.
“Dengan adanya website ini, pengurus cabor bisa lebih mudah menginformasikan kegiatan mereka kepada masyarakat. Hal ini akan memberikan dampak positif, di mana masyarakat bisa melihat langsung kinerja cabor, mendukung atlet, dan turut berpartisipasi dalam memajukan olahraga di Kabupaten Beltim,” tambah Hendro.
Harapan untuk Masa Depan Olahraga Kabupaten Beltim
Kegiatan rapat dan pelatihan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun fondasi yang lebih kuat untuk perkembangan olahraga di Kabupaten Beltim.
Dengan adanya pemahaman yang lebih baik tentang administrasi, perpajakan, dan digitalisasi, diharapkan organisasi olahraga di Beltim dapat berkembang dengan lebih profesional, transparan, dan efisien.
Melalui kegiatan ini, KONI Beltim juga berupaya memperkuat kapasitas pengurus cabor agar mereka dapat memberikan kontribusi maksimal dalam pembinaan prestasi olahraga.
Pada akhirnya, kesuksesan dalam pembinaan olahraga akan berimbas pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta kemajuan Kabupaten Beltim dalam dunia olahraga di tingkat regional dan nasional.
Dengan adanya kerjasama yang solid antara KONI Beltim, pengurus cabor, dan masyarakat, tidak ada yang tidak mungkin untuk mencapai tujuan besar dalam memajukan olahraga di Kabupaten Beltim. | BabelEkspress.News | */Redaksi | *** |

















oke